Realisasi Fisik dan Keuangan Jadi Sorotan, Bupati Kampar Minta OPD Gaspol Kejar Target 2026

BANGKINANG (SK) — Memasuki penghujung Triwulan III Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Kampar mulai memperketat evaluasi terhadap realisasi program pembangunan. Capaian fisik dan keuangan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi perhatian serius Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T.

Hal itu ditegaskan Ahmad Yuzar saat memimpin Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Tahun Anggaran 2026 Bulan Agustus di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Selasa (8/9/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretariat Daerah, kepala OPD, camat, serta kepala bagian di lingkungan Pemkab Kampar.

Baca juga: Rimbo Panjang Membara, Pemkab Kampar Kerahkan Kekuatan Hadapi Karhutla

Dalam arahannya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar melihat angka realisasi, tetapi menjadi momentum untuk memastikan seluruh program yang telah direncanakan benar-benar berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita harus melihat secara jelas apa yang sudah tercapai, apa yang masih tertinggal, serta apa kendala yang dihadapi di lapangan,” tegasnya.

Memasuki akhir Triwulan III, Bupati meminta seluruh OPD tidak lagi bekerja dengan ritme biasa. Program dan kegiatan yang masih berjalan harus segera dipercepat, dengan tetap memperhatikan efektivitas, efisiensi, kualitas pekerjaan, serta ketepatan sasaran.

Baca juga: Siswa Bergelimpangan di Puskesmas, SPPG MBG Tapung Hulu Diminta Stop

Menurutnya, waktu pelaksanaan anggaran 2026 semakin terbatas. Karena itu, setiap perangkat daerah harus mampu membaca posisi realisasinya masing-masing dan segera mengambil langkah apabila ditemukan adanya keterlambatan.

“Jangan sampai kendala yang sebenarnya bisa diselesaikan justru dibiarkan berlarut-larut hingga menghambat target pembangunan,” ujarnya.

Tak hanya soal pelaksanaan kegiatan, Ahmad Yuzar juga mengingatkan pentingnya koordinasi dan kedisiplinan administrasi. Kepala OPD dan camat diminta aktif melakukan pengawasan serta memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Ia menekankan, percepatan bukan berarti mengabaikan aturan. Setiap kegiatan tetap harus dilaksanakan secara tertib, transparan, akuntabel dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Koordinasi harus diperkuat. Kalau ada persoalan, segera komunikasikan dan cari solusinya. Jangan menunggu sampai persoalan tersebut menjadi lebih besar,” pesan Ahmad Yuzar.

Rapat evaluasi ini diharapkan menjadi titik penguatan bagi seluruh jajaran Pemkab Kampar untuk mengejar target pembangunan hingga akhir tahun anggaran. Dengan waktu yang semakin terbatas, setiap OPD dituntut bekerja lebih cepat, tepat dan terukur agar program yang telah dianggarkan dapat terealisasi secara optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Terkini